Monitoring Kondisi Awal Pertumbuhan Padi di Kampung Yamua
Keerom, 20 Mei 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), mahasiswa Polbangtan Manokwari, dan Ketua Kelompok Tani Situru melaksanakan kegiatan monitoring perbenihan padi di Kampung Yamua, Arso 6, Kabupaten Keerom.
Monitoring dilakukan pada tanaman padi varietas Inpari 42 yang telah memasuki umur 7 hari setelah tanam (HST) dengan teknik budidaya tanam pindah. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat perkembangan awal pertumbuhan tanaman sekaligus mengidentifikasi kondisi lapangan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dalam hasil pemantauan, tim menemukan sebagian kecil lahan menunjukkan kondisi pertumbuhan tanaman yang menguning. Berdasarkan hasil diskusi bersama PPL, kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh kebutuhan unsur hara yang belum terpenuhi. PPL sebelumnya telah menyarankan petani untuk melakukan aplikasi pupuk urea.
Selain itu, lahan tersebut diketahui masih dalam tahap penyesuaian untuk budidaya padi sawah.
Meski demikian, PPL menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi serangan hama masih tergolong aman dan belum ditemukan gangguan organisme pengganggu tanaman yang signifikan. Sistem pengairan di lokasi memanfaatkan JIAT (Jaringan Irigasi Air Tanah) sehingga kebutuhan air tanaman tetap dapat terpenuhi.
Melalui kegiatan monitoring ini, BRMP Papua terus mendorong penerapan budidaya padi yang tepat dan adaptif guna meningkatkan produktivitas pertanian di Papua, khususnya di wilayah pengembangan padi sawah Kabupaten Keerom.